Modalnya dari mana. Emang cukup Rp.
1.000.000 – Rp. 2.000.000. khan buat usaha modalnya cukup besar. Kata-kata itu
sering kali kita dengar setiap ada pembicaraan mengenai peluang usaha. Tapi apa
benar buka usaha itu perlu modal yang besar.
Gara-gara modal inilah, banyak orang
yang kesulitan untuk memulai usaha. Kenapa, karena semua orang selalu merasa,
jika mendirikan usaha. Memerlukan modal yang tidak sedikit. Hal inilah yang akhirnya
menjadi ganjalan bagi kaum muda untuk memulai usaha.
Sebenarnya banyak usaha yang bisa
dikerjakan tanpa modal yang besar, malah bisa mendirikan usaha tanpa modal sama
sekali. Pertanyaannya adalah usaha apa yang modalnya kecil atau tanpa modal
sama sekali.
Dibawah ini ada beberapa contoh usaha
dengan modal kecil atau tanpa modal sama sekali, antara lain:
1 1. Menjadi reseller produk dengan memanfaatkan
media social.
2. Membuka usaha konsultan, baik itu soft skill, pendidikan maupun konsultan bisnis.
3. Membuat aksesoris wanita.
4. Bisnis makanan dan minuman.
5. Travel dengan memanfaatkan jaringan dan media social.
6. Menjadi media support untuk perusahaan yang memiliki media social.
7. Menjadi event organizer.
8. Sebagai Bloger
9. Menjadi Freelance Writer.
10. Agen Properti.
11. Bisnis online dengan dropship.
2. Membuka usaha konsultan, baik itu soft skill, pendidikan maupun konsultan bisnis.
3. Membuat aksesoris wanita.
4. Bisnis makanan dan minuman.
5. Travel dengan memanfaatkan jaringan dan media social.
6. Menjadi media support untuk perusahaan yang memiliki media social.
7. Menjadi event organizer.
8. Sebagai Bloger
9. Menjadi Freelance Writer.
10. Agen Properti.
11. Bisnis online dengan dropship.
Kenapa
bisa dikatakan modal minimalis atau tanpa modal. Akan diambil contoh dari salah
satu bisnis diatas, yaitu: Bisnis online dengan dropship da reseller produk
dengan memanfaatkan media social. Kedua bisnis tersebut dapat digabungkan
menjadi satu. Perlengkapan operasional yang dibutuh: 1
pc/laptop/hp Smartphone, jaringan telekomunikasi. Bisa dikerjakan di rumah.
- Cukup mencari informasi produk misal Jam Tangan di beberapa website yang dipercaya keamanannya, cari harga paling murah.
- Kemudian di simpan gambar dan spesifikasi dari produk.
- Lalu foto produk yang sudah di simpan, dimasukkan ke media social seperti path, facebook, instagram, whatsapp, line dll.
- Sering-sering masukan informasi pada sosial media sebagai sarana promosi.
- Kalau ada tanggapan dari calon pembeli, lakukan komunikasi yang intensif sehingga deal. Jika sudah deal. Minta agar konsumen tersebut mentransfer sejumlah uang berdasarkan harga produk dan biaya ongkos kirim.
- Setelah biaya di terima, lalu hubungin supplier dari produk tersebut. Beli dan bilang system dropship, yaitu alamat pengirimnya minta menggunakan alamat anda. Jadi tidak menggunakan alamat dari supplier tersebut.
- Transfer biaya produk tersebut setelah dikurangin keuntungan buat anda ke supplier. Misal harga dari supplier 1.000.000 rupiah. Harga produk ke konsumen 1.250.000 rupiah. Jadi 250.000 rupiah merupakan keuntungan anda.
- Tetap dikomunikasikan dengan supplier nomor resi pengiriman untuk diberikan pada konsumen.
- Pantau terus produk hingga sampai ke konsumen.
Yang terpenting adalah kreatifitas dan
inovasi yang perlu dilakukan. Jualah produk yang tidak banyak dijual di online
shop. Bisa seperti oleh-oleh dari nusantara, mainan anak-anak dsb. Apalagi
kalau memang rumah bisa dijadikan sebagai tempat penyimpanan produk. Kita bisa
kerjasama dengan perusahaan pengiriman barang seperti Lion express, TIK atau
JNE. Maka akan mendapat keuntungan yang berlipat ganda, karena setiap biaya
pengiriman barang, sekitar 20% akan masuk ke kantong pemilik usaha.
Bisnis tanpa modal bisa dilakukan oleh
siapa saja, Cuma harus hati-hati dalam pengerjaannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar