Selasa, 08 September 2015

Peluang Bisnis dengan Smartphone

Seringkali mau usaha terbentur dengan modal yang cukup besar, dimana modal tersebut digunakan untuk sewa tempat dan renovasi tempat usaha. Minimal 25-50 juta yang harus disiapkan untuk sewa dan renovasi. Itu tergantung dengan lokasinya. Apakah gara-gara itu harus berhenti untuk buka usaha. Jangan takut, masih ada alternative lain.

Hampir semua orang memiliki hand phone yang terkoneksi dengan internet atau biasa disebut dengan smartphone. Nah, itu bisa dijadikan alternative untuk buka usaha.  Dengan kecanggihan teknologi saat ini, maka menjalankan bisnis dari rumah atau dari mana saja tidaklah sulit. Cukup dengan smartphone yang terkoneksi dengan internet. Bisnis apa saja sih yang bisa dijalankan dengan memanfaatkan smartphone? Ada beberapa bisnis yang bisa dijalankan dengan menggunakan smartphone.
1.       Jual pulsa hand phone, dan token listrik.
Bisnis ini cukup popular, apalagi kebutuhan akan pulsa terus dibutuhkan. Walaupun penjual pulsa ada dimana-mana, tetapi peluang bisnis ini masih terus terbuka. Yang terpenting tahu pangsa pasarnya. Ciptakan pangsa pasar, jangan Cuma menunggu pelanggan.             
2.       Pembayaran cicilan kredit motor atau mobil.
Sekarang pembayaran cicilan kredit motor dan mobil bisa langsung dari smartphone. Ada aplikasinya yang dapat melakukan proses ini.  
3.       Jual tiket pesawat, kerata api, dan hotel.
Bisnis ini mulai marak dan cukup menghasilkan. Apalagi bisnis ini tidak memerlukan tempat seperti travel pada umumnya. Jadi bisnis ini bisa mobile kemana saja.
4.       Menjual produk-produk fashion.
Bisnis ini mengharuskan bekerjasama dengan produsen pakaian terlebih dahulu untuk mendapatkan harga yang paling murah, lalu bisa dipasarkan melalui smartphone. Dan ini adalah bisnis yang lagi menjamur. Karena bisa sambil mengerjakan bisnis yang lain.
5.       Menjual souvenir dll.
Carilah souvenir yang bagus dan lucu-lucu. Lalu jual di smartphone dengan memanfaatkan media social.
6.       Jual informasi sewa/jual rumah, mobil dll.
Cari informasi rumah yang akan di sewakan atau dijual. Lalu hubungin pemiliknya. Setelah mendapatkan harga terbaik, mulai pasarkan informasi yang sudah didapatkan. Pendapatan yang didapat berasal dari komisi dari sewa atau penjualan mobil.
7.       Menjadi kontributor berita.
Bekerjasama dengan media online, cari berita yang tersebar di sekitar kita. Lalu kirimkan berita ke media online tersebut. Pendapatan berasal dari berapa kali mengirim berita ke media online tersebut.
Sederhana, tapi memang sangat menghasilkan. Kemudian yang jadi pertanyaannya adalah bagaimana cara melakukan promosi pemasarannya. Cukup gampang dan biasanya sering dipergunakan. Cukup dengan menggunakan media social yang sering digunakan dan aplikasinya ada pada smartphone tersebut. Media social apa saja yang bisa di gunakan, antara lain:
1.       Facebook.
2.       Twitter.
3.       Instagram.
4.       Path.
Jangan malu untuk menyebarkan informasi yang dimiliki ke media social. Namanya juga usaha. Jadi siapa yang bilang usaha itu harus di satu lokasi. Sekarang bisnis ada di tangan anda. Cukup dengan Smartphone yang biasa digunakan. Dari pada smartphone hanya digunakan untuk bermain game, social media atau buat buka yang aneh-aneh, tetapi manfaatkan untuk meghasilkan uang.
Sebenarnya masih banyak bisnis yang bisa dilakukan dengan menggunakan smartphone. Tetapi untuk sementara cukup  dulu. Yang penting adalah semangat dan keberanian untuk memulai suatu usaha.

Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Usaha

Ada beberapa yang perlu diperhatikan oleh para calon pengusaha. Karena hal ini yang akan menentukan seberapa besar usaha anda akan sukses atau tidak. Apalagi banyak sekali peluang usaha yang bisa dilaksanakan. Dan jika tidak memperhitungkan secara baik, maka kegagalan yang sering didapatkan. Inilah salah satu ujian yang pasti akan ditemui, namun banyak yang modal nekat, yang penting buat usaha. Dan inilah yang sering membuat pengusaha pemula mengalami kegagalan. Dampaknya adalah para pengusaha pemula akan trauma dan tidak mau untuk buka usaha lagi.
Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk menghindari kegagalan dalam berusaha, antara lain:
1.       Tentukan ide dari bisnis yang akan di buat.
Tentukan bisnis apa yang akan dilaksanakan. Karena tanpa ide, susah untuk menentukan bisnis yang cocok buat dilaksanakan. Kalau tidak memiliki ide bisnis, biasanya buat bisnis karena ikut-ikutan atau hanya sekedar ikut-ikutan trend. Coba gali dari diri sendiri, bidang usaha apa yang benar-benar dikuasai. Bisa saja dari hobi, komunitas atau ilmu yang memang dimiliki.
2.       Buat Business Plan.
Setelah mendapatkan ide bisnis yang dianggap paling potensial untuk dijalankan. Sekarang buatlah perencanaan bisnis (Business Plan). Business Plan merupakan blueprint usaha yang akan anda dan karyawan serta pihak-pihak yang akan berkerjasama dengan anda dalam operasionalnya. Selain itu di dalam business plan terdapat unsur-unsur dalam mencari dana, promosi, dan operasional.
3.       Lakukan Market Research.
Setelah membuat perencanaan bisnis, untuk lebih mengetahui pasar. Maka perlu dibuat sebuah penelitian mengenai pasar yang akan dimasuki. Istilah kerennya market research. Tujuan dari market research ini adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai kondisi pasar, sehingga diketahui siapa sih konsumennya, kompetitornya, keinginan dari konsumen, apa yang tidak diinginkan oleh konsumen. Sehingga mendapatkan hasil yang terperinci seputar hal-hal yang dapat menghambat sekaligus memajukan usaha. Dimana tujuan utama market research ini adalah agar kelak usaha kita bisa berjalan lancer. 
4.       Persiapan usaha.
Selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan persiapan. Baik itu dari persiapan lokasi, karyawan, bahan baku, promosi, dan prosedur operasioan bisnis. Kenapa ini penting. Karena kalau belum siap, tentunya akan mudah mengalami kesulitan. Contohnya. Karyawannya kurang, atau tidak terampil. Bahan baku tidak selalu tersedia. Sehingga sebelum operasional, perlu dicari supplier bahan baku yang benar-benar siap untuk melayani usaha anda.
5.       Jalankan Usaha.
Setelah semua persiapan sudah dimatangkan 100%. Mulailah menjalankan usaha anda. Jangan ragu, karena anda sudah mempersiapkan semuanya secara matang. Dan jangan lupa adalah berdoa.
6.       Lakukan Survei kepuasan Pelanggan
Setalah berjalannya usaha anda, jangan lupa lakukan survey mengenai kepuasan pelanggan. Hal ini perlu dilakukan untuk melakukan beberapa perbaikan yang memang dianggap dapat merugikan usaha anda.
Demikian beberapa tahapan di dalam memulai bisnis. Diharapkan dengan langkah-langkah tersebut, para calon pengusaha dapat menjalankan usahanya dengan baik dan terhindar dari kegagalan. Semoga bermanfaat.

Bisnis Online

Peluang bisnis yang bisa dijalankan dengan cukup mudah tanpa harus mengeluarkan modal yang besar untuk menjalankan bisnis tersebut. Bisnis yang dijalankan di dunia online merupakan peluang yang sangat tepat saat ini. Apalagi saat ini menurut APJII atau Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, pengguna internet di Indonesia sekitar 88,1 Juta orang dan belanja dari online sebanyak 21 juta orang dan omset transaksi pertahun sekitar 130 Trilyun rupiah. Sungguh nilai yang fantastis. Sehingga ini bisa dijadikan menjadi peluang bisnis bagi mahasiswa.
Beberapa contoh peluang usaha online yang cukup menguntungkan antara lain:
1.    Jadi Blogger.
Anda suka menulis, kenapa tidak disalurkan menjadi hobi yang menguntungkan. Buat blog dan mulailah menulis apa saja yang bisa jadi trend. Bisa mengenai fashion, kuliner maupun tempat wisata.
Banyak yang sudah sukses dengan blog mereka, antara lain: Diana rikasari, Evita Nuh, Dian Pelangi dan Andra alodita
Mereka semua berkecimpung di fashion. Dan di blog mereka bisa berekspresi mengenai model pakaian yang jadi trend saat ini.
2.    Buka Online shop.
Ini bisnis yang memang harus diperhatikan, kelihatannya sederhana. Tetapi pengaruhnya sangat besar. Apalagi persaingan di bisnis online shop sangat tinggi.
Yang perlu diperhatikan adalah produk yang akan dijual. Apakah produk itu kita buat sendiri atau kita ambil dari pihak lain atau istilahnya kita jadi seller.
Kalau kita jadi seller, tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Karena harus melakukan pembelian barang terlebih dahulu, dan dengan resiko jika barang tidak laku maka kita akan mengalami kerugian.
Jika memang tidak memiliki modal yang cukup. Gunakan system dropship. System ini memiliki keunggulan yaitu tidak memerlukan produk terlebih dahulu. Akan tetepi tetap ada kekurangan, harga produk akan sedikit lebih mahal dan keuntungan yang didapat juga sedikit.
3.    Web developer.
Dengan banyaknya bisnis online, tentunya makin banyak dibutuhkan website yang baik. Jika memang memiliki kemampuan dibidang ini. Jadikan ini sebagai kesempatan yang baik. Pendapatannya bisa dari pembuatan website dan perawatan dari website tersebut.
4.    Konsultan Online
Bisnis ini memanfaatkan keahlian yang dimiliki. Karena sifatnya sebagai media konsultasi. Misalnya memberikan konsultasi kepada perusahaan-perusahaan mengenai perpajakan. Tentukan mereka yang memiliki ilmu ini dapatkan menerapkan ilmunya dengan baik.
Bagi mereka yang pencinta fashion, tentunya bisa memberikan konsultasi yang berkaitan dengan pakaian.
5.    Memanfaatkan Sosial Media.
Dengan maraknya social media, tentunya ini bisa menjadikan peluang bisnis buat kita. Bisa saja di media social itu disisipkan bebrabagi produk yang akan di jual.
Demikianlah beberapa peluang bisnis yang bisa dilakukan secara online. Nah bila masih berminat mencari peluang bisnis yang menguntungkan. Lakukan mulai sekarang. Jangan pernah menunda. Jangan pernah bilang tidak bisa. Kalau tidak mencoba kapan bisanya. Kalau gagal, jadikan itu sebagai uang sekolah dan bisa menjadikan lebih baik lagi di masa mendatang. Semoga sukses !

Menjadi Pengusaha Siapa Takut

Menjadi pengusaha di usia muda? Itu pertanyaan yang selalu ditanyakan kepada para mahasiswa. Kenapa harus ditanyakan. Karena masih sedikit yang berminat menjadi pengusaha. Karena pemikiran awal mereka untuk kuliah adalah menjadi karyawan. Tapi sekarang setiap perguruan tinggi telah memiliki program untuk membentuk para mahasiswa ini untuk menjadi seorang pengusaha.
Sebenarnya menjadi pengusaha di  usia muda tidak sulit asal ada kemauan. Kemauan ini yang sulit dibentuk.
Bagi seorang mahasiswa, sekarang kuliah bukan hanya bagaimana kita mendengarkan dosen dan mengerjakan tugas, namun seiring berjalannya waktu, seorang mahasiswa bisa tetap menimba ilmu sambil menanam pundi-pundi kekayaan. Bukan hanya cerita saja sekarang, banyak mahasiswa yang sudah memiliki bisnis sendiri, mulai dari bisnis yang sederhana hingga bisnis yang sudah berskala besar. Sehingga mahasiswa kini bisa berdiri sendiri dan bisa meraih sukses sebelum lulus kuliah.

Ada beberapa tips untuk menjadi seorang pengusaha:1.      Jual keunikan.
Kembangkan kreatifitas dan inovasi sehingga bisa menciptakan produk-produk yang unik, seperti kaos dengan tulisan lucu.
2.      Usaha fasilitas tambahan.
Sekitar kampus biasanya banyak bertebaran warnet, fotocopian, game zone. Kenapa tidak mencoba untuk membuka hal seperti itu.
3.      Jual Keterampilan.
Bagi mereka yang sudah memiliki keterampilan yang biasanya berasal dari hobi dapat membuka usaha ini, contohnya salon, photography.
4.      Menjadi Agen.
Bisa menjadi agen wisata, agen pulsa, agen air mineral dll.
5.      Jual Barang Bekas.
Bagi yang memiliki hobi otomotif, bisa saja jual motor bekas atau mobil bekas.
6.      Usaha Waralaba.
Membeli system waralaba yang sudah berjalan. Misalnya waralaba kebab.
7.      Usaha Bersama.
Kerja sama dengan teman-teman yang memiliki ilmu yang sama. Misalnya menjadi web developer.
8.      Bisnis Online
Jualan melalui media online.
Yang penting adalah mau berusaha, bukan hanya berbicara saja. yang penting: Think Big – Start Simple – Do it Progressively! Jadi kuncinya adalah jangan suka bertindak NATO (No Action Talk Only). Bermimpi harus besar, tapi harus segera bertindak sesuatu. Tuangkan mimpi dan pikiran dalam tindakan yang terencana, tapi yang simpel-simpel dulu. Dari tindakan-tindakanmu yang simpel yang terus menerus akan membuatmu terbiasa dengan ritmeup and down dalam dunia bisnis. Kemudian efeknya akan menguatkan intuisimu dalam berbisnis. Dan bila intuisi bisnis sudah merebak di otak dan hatimu, maka potensi dalam dirimu akan semakin kuat dan siap memenangkan persaingan. (linggar, 2015).
Banyak pengusaha yang berasal dari mahasiswa, contohnya:
1.      Valentina Meiliyana Shoes, pemilik Valentina Meiliyana.
2.      Men’S Republik, pemilik Yasa Paramita Singgih.
3.      Elven Digital, pemilik Laksamana Mustika dan Samuel Theodorus.
Dan masih banyak pengusaha yang berasal dari mahasiswa.
Jadi buat mahasiswa yang berusia muda, kenapa harus takut untuk menjadi pengusaha. Kalau tidak dari sekarang, kapan lagi menjadi pengusaha.

Senin, 07 September 2015

Bisnis Tanpa Modal Siapa Takut

Modalnya dari mana. Emang cukup Rp. 1.000.000 – Rp. 2.000.000. khan buat usaha modalnya cukup besar. Kata-kata itu sering kali kita dengar setiap ada pembicaraan mengenai peluang usaha. Tapi apa benar buka usaha itu perlu modal yang besar.
Gara-gara modal inilah, banyak orang yang kesulitan untuk memulai usaha. Kenapa, karena semua orang selalu merasa, jika mendirikan usaha. Memerlukan modal yang tidak sedikit. Hal inilah yang akhirnya menjadi ganjalan bagi kaum muda untuk memulai usaha.
Sebenarnya banyak usaha yang bisa dikerjakan tanpa modal yang besar, malah bisa mendirikan usaha tanpa modal sama sekali. Pertanyaannya adalah usaha apa yang modalnya kecil atau tanpa modal sama sekali.
Dibawah ini ada beberapa contoh usaha dengan modal kecil atau tanpa modal sama sekali, antara lain:
1    1.    Menjadi reseller produk dengan memanfaatkan media social.
2.       Membuka usaha konsultan, baik itu soft skill, pendidikan maupun konsultan bisnis.
3.       Membuat aksesoris wanita.
4.       Bisnis makanan dan minuman.
5.       Travel dengan memanfaatkan jaringan dan media social.
6.       Menjadi media support untuk perusahaan yang memiliki media social.
7.       Menjadi event organizer.
8.       Sebagai Bloger
9.       Menjadi Freelance Writer.
10.   Agen Properti.
11.   Bisnis online dengan dropship.
     Kenapa bisa dikatakan modal minimalis atau tanpa modal. Akan diambil contoh dari salah satu bisnis diatas, yaitu: Bisnis online dengan dropship da reseller produk dengan memanfaatkan media social. Kedua bisnis tersebut dapat digabungkan menjadi satu. Perlengkapan operasional yang dibutuh: 1 pc/laptop/hp Smartphone, jaringan telekomunikasi. Bisa dikerjakan di rumah.
  1. Cukup mencari informasi produk misal Jam Tangan di beberapa website yang dipercaya keamanannya, cari harga paling murah.
  2. Kemudian di simpan gambar dan spesifikasi dari produk.
  3. Lalu foto produk yang sudah di simpan, dimasukkan ke media social seperti path, facebook, instagram, whatsapp, line dll.
  4. Sering-sering masukan informasi pada sosial media sebagai sarana promosi.
  5. Kalau ada tanggapan dari calon pembeli, lakukan komunikasi yang intensif sehingga deal. Jika sudah deal. Minta agar konsumen tersebut mentransfer sejumlah uang berdasarkan harga produk dan biaya ongkos kirim.
  6. Setelah biaya di terima, lalu hubungin supplier dari produk tersebut. Beli dan bilang system dropship, yaitu alamat pengirimnya minta menggunakan alamat anda. Jadi tidak menggunakan alamat dari supplier tersebut.
  7. Transfer biaya produk tersebut setelah dikurangin keuntungan buat anda ke supplier. Misal harga dari supplier  1.000.000 rupiah. Harga produk ke konsumen 1.250.000 rupiah. Jadi 250.000 rupiah merupakan keuntungan anda.
  8.  Tetap dikomunikasikan dengan supplier nomor resi pengiriman untuk diberikan pada konsumen.
  9.  Pantau terus produk hingga sampai ke konsumen.

Yang terpenting adalah kreatifitas dan inovasi yang perlu dilakukan. Jualah produk yang tidak banyak dijual di online shop. Bisa seperti oleh-oleh dari nusantara, mainan anak-anak dsb. Apalagi kalau memang rumah bisa dijadikan sebagai tempat penyimpanan produk. Kita bisa kerjasama dengan perusahaan pengiriman barang seperti Lion express, TIK atau JNE. Maka akan mendapat keuntungan yang berlipat ganda, karena setiap biaya pengiriman barang, sekitar 20% akan masuk ke kantong pemilik usaha.
Bisnis tanpa modal bisa dilakukan oleh siapa saja, Cuma harus hati-hati dalam pengerjaannya.


Menjadi Karyawan atau Pengusaha

Sering kali kita dengar terutama saat-saat menjelang wisuda, setelah ini mau kemana ya. Kerja dikantoran atau buka usaha sendiri. Dilema ini yang sering kita dengar dari para calon wisudawan dan wisudawati. Tapi ini kenyataan yang terjadi, dan mereka semua harus bisa memilih. Karena semua berkaitan dengan masa depan yang akan dihadapi.
Menurut  data yang dilansir BPS pada bulan Februari 2009 yang lalu menunjukkan bahwa jumlah penganggur di kalangan terdidik sampai dengan Februari 2009 telah mencapai 1.113.020 orang. Hal ini berarti telah terjadi peningkatan hampir dua kali lipat dari angka pada 2004 yang tercatat sebesar 585.358 orang.  Persentase penganggur di kalangan terdidik juga meningkat drastis. Pengangguran terdidik tercatat mencapai 12,0 persen pada Februari 2009, yang juga meningkat dua kali lipat dari persentase pada 2004 yang hanya mencapai 5,7 persen. Ironisnya, peningkatan penganggur di kalangan terdidik terjadi pada saat jumlah pengangguran secara keseluruhan mengalami penurunan, baik dalam persentase maupun secara absolut. BPS menunjukkan bahwa jumlah persentase pengangguran terus menurun dari 9,86 persen dari angkatan kerja pada 2004 menjadi 8,14 persen dari angkatan kerja pada 2009. Demikian pula, secara absolut, jumlah penganggur turun dari 10.251.351 orang pada 2004 menjadi 9.258.964 juta orang pada 2009 (Badan pusat statistik, 2009).
Tentunya dari data tersebut diatas, maka peluang untuk merebut satu posisi kerja yang kosong akan semakin kecil.
Alternative untuk mencapai masa depan, adalah menjadi seorang wirausaha. tetapi yang sering menjadi pertanyaan para calon wisudawan adalah:
1.       Mau usaha apaan.
2.       Gak punya pengalaman.
3.       Gak punya modal.
4.       Takut rugi.
5.       Orang tua menyuruh saya untuk kerja di perusahaan.
Kerja di perusahaan alias karyawan atau menjadi wirausaha itu sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan, antara lain:
Kelebihan:
1.       Kerja di perusahaan atau karyawan.
- Mendapatkan gaji dan fasilitas sehingga aman financial.
- Penggunaan waktu yang konsisten.
- Tidak memerlukan modal.
- Mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan ilmu.
- Jenjang Karir.
2.       Menjadi wirausaha.
- Tidak terikat dengan waktu.
- memiliki kebebasan.
- menciptakan lapangan kerja.
- Hasil tak terbatas.
- Bisa memanfaatkan hobi menjadi peluang usaha.
- menjadi pemimpin di perusahaan sendiri.
- Suasana kerja yang dapat diatur sendiri.
Kekurangan:
1.       Kerja di perusahaan atau karyawan
- Suasana kerja yang tidak terduga.
- Suasana persaingan kerja yang ketat.
- Waktu yang cukup ketat, terutama kalau deadline lagi mengejar.
- Sewaktu-waktu bisa di PHK.
2.       Menjadi wirausaha
- Tidak memiliki penghasilan tetap
- Tidak mendapatkan fasilitas, tunjangan dan asuransi.
- Rela mengeluarkan uang pribadi untuk menuntupin kerugian yang terjadi.
- Memerlukan modal.
- Sewaktu-waktu bisa bangkrut.
Setiap pilihan selalu ada resiko yang akan diterima, baik itu menjadi karyawan atau menjadi seorang wirausaha. Ada juga yang akhirnya berpikiran, kerja dulu sementara. Setelah itu berhenti dan menjadi seorang wirausaha. ada juga yang menjadi karyawan sambil memiliki bisnis sendiri. Yang lain tentunya memilih menjadi seorang wirausaha murni.
Akhirnya semua kembali dalam keyakinan diri sendiri dalam menentukan pilihan, mau jadi karyawan atau menjadi wirausaha. Yang penting semua bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang banyak.
Referensi: Data Badan Pusat Statistika (2009)

Kamis, 19 Desember 2013

Penyakit saat musim hujan

Saat ini musim hujan sedang mendera Ibukota Jakarta, bahkan seluruh daerah di Indonesia. hampir setiap sore hujan yang disertai dengan angin dan petir akan selalu mendera kita. kondisi ini akan sangat dirasakan oleh teman-teman kita yang sedang beraktifitas di luar rumah, apalagi mereka yang sedang pulang dari tempat aktifitasnya.
Dengan kondisi tersebut, tentunya berakibat pada tubuh kita. ada beberapa hal yang perlu diwaspadai, yaitu:
1. Diare.
2. Demam Berdarah.
3. Leptospirosis.
4. Infeksi Saluran Pernafasan Akut.
5. Penyakit saluran cerna
6. Penyakit kulit
7. Kambuhnya penyakit yang memang sudah diderita.

Jadi untuk menghadapi musim hujan ini, banyak yang perlu diperhatikan oleh kita semua, sehingga tidak didera penyakit terus.
Cara menghadapi musim hujan ini:
1. Menggunakan payung atau pelindung saat bepergian.
2. Jika kehujanan, segera membersihkan badan dan ganti dengan baju kering.
3. Mencuci tangan dahulu sebelum makan.
4. Perhatikan tempat kita makan, jangan sampai banyak lalat.
5. Kurangin minuman dingin.
6. Minum Vitamin.
7. Siapkan obat-obatan yang biasa kita minum.

Karena dalam kondisi musim penghujaan ini, biasanya daya tahan tubuh kita gampang drop. dan biasanya kita akan mudah terkena flu, pilek, batuk, diare dan demam.
Jadi tetap berpikir positif dengan hujan ya..karena hujan merupakan rahmat dari Allah.